Berawal dari Keisengan Taaruf di Penghujung Ramadhan: Ukh Ari dan Akh Faizal
Bismillah
Perkenalkan namaku Ari Damayanti, gabung TLN dari awal tahun 2023, waktu itu karna dipaksa temen kos untuk pakai aplikasi TLN, gara gara aku sudah berkali kali mencoba taaruf offline yg diperantarai ustadzah tapi selalu berakhir dengan ketidakcocokan. Sangat sulit menemukan yg bisa nyambung untuk diajak ngobrol, kebanyakan sudah minder duluan dan akhirnya mundur.
Kemudian dalam kondisi pasrah dan tidak mau ikhtiar lagi. Saya iseng mengikuti saran teman untuk Download TLN dan mengisi data diri, sayapun mengisinya tidak terlalu lengkap dan singkat2. Hanya saja memang saya beritau detail tentang pekerjaan saya. Saya cukup percaya dengan aplikasi TLN, karna banyak syarat yg diterapkan di TLN dan tidak menggunakan foto.
Singkat cerita saya diajak taaruf di 10 hari terakhir ramadhan th 2023 oleh ikhwan dari jawa timur, btw saya dari Lampung. Dengan cepat saya acc, karna saya mau mencoba untuk ngobrol dulu.
Alhamdulillah setelah ngobrol ternyata hampir 80 % obrolan kami nyambung dan bisa saling mengimbangi. Seminggu kemudian bahkan sudah memutuskan untuk nadhor, dan 1 bulan kemudian dia terbang ke lampung untuk menemui saya dan keluarga. Tidak lama dari sana langsung ditentukan tanggal akad, tanpa kitbah dulu. Karna kami tau jawa timur ke lampung itu jauh sekali.
Dan anehnya, ternyata ikhwan tersebut mendaftar TLN juga karna iseng, tapi waktu chat dengan saya di TLN saya menantang dia. Jadilah dia serius, saya tantang dengan bertanya, "berapa persen kamu yakin dengan saya?"
Ternyata pertanyaan itu membuat ikhwan itu kaget dan langsung berfikir serius.
Alhamdulillah kami menikah 5 november 2023 di lampung dalam acara sederhana dan hanya keluarga besar, karna kami sama sama introvert yang ga suka keramaian. Plus ortu kami juga setuju. Ternyata ikhtiar yg tidak disengaja menjadi jalan bagi Allah untuk mempertemukan saya dengan jodoh terbaik saya. Terima kasih TLN.
Kisah ini ditulis dan dikirim sendiri oleh member, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Setiap proses ta'aruf berbeda — cerita di sini bukan jaminan hasil yang sama.