Panjangnya proses berbeda-beda
Ada yang menuliskan prosesnya berjalan cepat, ada yang menempuhnya jauh lebih lama. Yang sering disebut justru kebalikannya: proses yang dibiarkan menggantung tanpa titik keputusan terasa paling melelahkan.
242 pasangan telah menikah lewat Ta'aruf Lalu Nikah. 44 di antaranya menuliskan sendiri kisah prosesnya, ditayangkan atas izin mereka — termasuk bagian yang tidak mulus.
Jumlah pernikahan dicatat manual oleh tim admin; sisanya memilih tidak menuliskan kisahnya, dan itu hak mereka.
Jazakumullahu khairan kepada Tim Admin TLN yang telah menfasilitasi proses ta'aruf kami.
Baca kisahnya →Kami memulai proses ta'aruf, yang diawali dari saya yang tertarik setelah membaca CV ikhwan tsb. Lalu,
Baca kisahnya →Saya bergabung di TLN pada minggu terakhir bulan Ramadan 2023. Awalnya saya agak pesimis karena di CV, hafalan Al Quran saya hanya surat pendek.
Baca kisahnya →jazakumullahu khairan kepada TLN yang telah manjadi wasilah kami untuk menikah. Khususnya kepada seluruh tim admin GT TLN.
Baca kisahnya →Sebelum kami memulai cerita perjalanan hingga kami dari awal di aplikasi TLN ini, perkenankan kami untuk mengucapkan rasa terimakasih kepada TLN yang sudah memediasi kami sehingga dapat mencapai titik…
Baca kisahnya →Ana sangat terbantu sekali dengan adanya media ta'aruf online yang flexible tapi tetap syar'i.
Baca kisahnya →Awal kami ta'aruf di tahun 2023 bulan maret, beliau (suami) yang pertama kali mengajukan ta'aruf ke saya.
Baca kisahnya →Segala puji bagi Allah Azza Wa Jalla, Allah yang Maha Agung dengan keagungan-Nya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan untuk Baginda Nabi kita, Nabi Muhammad 'alaihissalam, amma ba'du.
Baca kisahnya →Sebelum memulai cerita perjalanan ini, perkenankan kami mengucapkan terima kasih kepada TLN yang telah menjadi wasilah kami untuk menikah.
Baca kisahnya →jazakumullahu khairan kepada TLN yang dengan izin Allah menjadi wasilah kami berdua bertemu hingga menikah.
Baca kisahnya →Kami ingin menceritakan secara ringkas perjalanan ta'aruf kami.
Baca kisahnya →Sedikit cerita tentang proses ta'aruf kami. Bermula di akhir bulan Januari, tepatnya tanggal 25 Januari 2024 ada pengajuan cv ta'aruf yang masuk.
Baca kisahnya →Bisa dibilang kami berdua sama-sama iseng ketika mendownload aplikasi TLN dari Playstore pada bulan maret.
Baca kisahnya →Ana tau TLN dari IG nya Ustadz Abdullah Roy pertengahan bulan April 2023, ana lansung liat info IGnya TLN. Akhirnya ana tertarik dan mantap untuk download.
Baca kisahnya →Izin memberikan testimoni proses taaruf ana dan perjalanan kami dari taaruf hingga
Baca kisahnya →Jazakumullahu Khair kepada tim TLN karena sudah menjadi perantara kami untuk ta'aruf.
Baca kisahnya →jazakumullahu khairan untuk tim TLN yang banyak membantu kami sehingga kami bisa menikah melalui wasilah TLN ini.
Baca kisahnya →Perkenalkan namaku Ari Damayanti, gabung TLN dari awal tahun 2023, waktu itu karna dipaksa temen kos untuk pakai aplikasi TLN, gara gara aku sudah berkali kali mencoba taaruf offline yg diperantarai u…
Baca kisahnya →Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak atas adanya aplikasi TLN yang mempertemukan saya dengan suami hingga saat ini kami sudah di karunia-i putri a.n Nuha.
Baca kisahnya →Sebelum ana memulai cerita perjalanan bertemu dengan suami ana melalui aplikasi TLN ini, ana dan suami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh teman-teman anggota TLN yang telah membantu…
Baca kisahnya →Saya dan suami saya sebelumnya sudah melalui proses pencarian calon yang panjang, dengan banyak media yang berbeda.
Baca kisahnya →Perkenalkan nama saya Muhammad husein. Saya berasal dari bogor.
Baca kisahnya →Ta'aruf adalah sebuah cara untuk saling mengenal dalam pencarian jodoh, dan TLN memfasilitasi proses ta'aruf ini.
Baca kisahnya →Sistemnya peserta membuat cv kemudian cv tersebut dapat dilihat oleh peserta lain selama belum mengajukan taaruf.
Baca kisahnya →Saya dan istri ingin sedikit bercerita, di awal kami mengikuti TLN 12 Juni 2020 sejujurnya belum ada keyakinan untuk ke tahap selanjutnya, setelah menjalani proses perkenalan (mgkn terhitung cepat) di…
Baca kisahnya →Singkat cerita Awal mula aku ikut aplikasi ta'aruf inii kadang masih ada keraguan.. setelah membaca testimoni yg ada,, aku truz coba untuk ikhtiar,,
Baca kisahnya →Awal ta'aruf tgl 15 agustus 2020. yg saya lihat dari CV calon pasangan ; kok kriterianya sama dgn saya, diantaranya : introvert, jujur, mau belajar hal baru (open minded)
Baca kisahnya →Saya ingin mnceritakan perjalanan ta'aruf saya sampai menuju akad nikah.
Baca kisahnya →Saya ingin sedikit bercerita tentang perjalanan menjemput jodoh dengan jalan ta'aruf
Baca kisahnya →Maa syaa Allah. Sejak awal gabung di grup ini sekitar kurang lebih nya tahun 2017. Waktu itu masih SMA. Maa syaa Allah , dapat banyak sekali ilmu disini terutama masalah rumahtangga.
Baca kisahnya →Semoga ukhtyfillah dan para admin selalu di berkahi hidup nya oleh ALLAH SUBHANALLAH WATA'ALA
Baca kisahnya →Ana dgn kesempatan ini juga ingin pamit left dari grup "Ta'aruf Lalu Nikah".. dikarnakan (
Baca kisahnya →Pada tanggal 17 Rajab 1438 H / 14 April 2017 saya memulai proses taaruf dengan salah satu akhwat yg saya minati dan
Baca kisahnya →Assalaamu'alaykum wa rahmatullaahi wa barakaatuh akhwatfillaah 🤗
Baca kisahnya →di TLN ini ana juga sempat bertaaruf dengan ikhwan lain, karna masalah pendidikan yg ana tentukan minimal S1, si ikhwan mundur.
Baca kisahnya →Jdi dulu daftar TLN tgl 26 juli 2017.dri seorang sahabat yg satu bulan lebih dulu masuk grup.
Baca kisahnya →ana tau group TLN dulu dr group wa(T&T) ana bergabung d group TLN skitar bln november/desember ana lupa² ingat kapan tepatnya bergabung dgn TLN.
Baca kisahnya →Apa kabar sholehah? Perkenalkan, ana Olive.. salah 1 dr co admin TLN pada masa awal ke 3 bulan TLN terbentuk (24 Feb 17).
Baca kisahnya →Singkat cerita aja yaa, sebenarnya udah nulis panjang perjalanan menjemput jodoh di TLN. Qadarullah laptop lagi bermasalah jdnya ini singkat.
Baca kisahnya →Di awal thn 2018 qodarullah saya dipertemukan dgn grup ta'aruf "TLN" yg disediakan oleh pak Brian buat para ikhwan dan akhwat dlm menemukan pasangan sehidup sesurganya 😁 Aamiin.
Baca kisahnya →Bismillaah.. Assalaamu'alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh
Baca kisahnya →Bismillaah, kali ini aku mau cerita panjaaaangggg tentang proses ta'aruf yang aku lewati dengan suami di tln aku bagi jadi beberapa point.
Baca kisahnya →saya ia, saya tau grup TLN dari web dan mendapat link masuk grup wa.
Baca kisahnya →Afwan yaa Ana Novi ingin sedikit berbagi cerita dlm menjemput jodoh dan Allah berikan jalan bertemu suami lewat Grup TLN ini.
Baca kisahnya →Beberapa pola sering muncul dalam cerita-cerita di atas. Ini pengamatan dari membacanya, bukan hitungan — tapi tetap layak diketahui sebelum Anda memulai.
Ada yang menuliskan prosesnya berjalan cepat, ada yang menempuhnya jauh lebih lama. Yang sering disebut justru kebalikannya: proses yang dibiarkan menggantung tanpa titik keputusan terasa paling melelahkan.
Banyak yang menceritakan pengajuan yang tidak diterima sebelum akhirnya bertemu yang cocok. Penolakan bukan penilaian atas nilai diri — ia hanya berarti kriteria tidak bertemu.
CV apa adanya menyaring sejak awal. Yang dipoles mendatangkan lebih banyak pengajuan, tapi juga lebih banyak proses yang berhenti di tengah.
Cerita yang menyebut keluarga sudah dilibatkan sejak sebelum nadzar umumnya menggambarkan tahap khitbah yang lebih ringan diurus.
242 pasangan, menurut catatan tim admin. Jumlah ini dicatat manual karena platform tidak punya cara otomatis mengetahui bahwa sebuah proses berakhir di pelaminan. Dari jumlah tersebut, 44 pasangan menuliskan sendiri kisah prosesnya dan bersedia ditayangkan — seluruhnya bisa dibaca di halaman ini.
Ya. Seluruhnya ditulis dan dikirim sendiri oleh member setelah menikah, ditinjau admin, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Tidak ada cerita yang dikarang atau ditulis ulang oleh tim.
Setelah menikah, kirim cerita Anda melalui menu Kisah Sukses di dalam aplikasi. Tim admin akan meninjau sebelum menayangkannya.
Tidak ada angka baku, dan TLN tidak menghitungnya dari kisah-kisah ini. Setiap pasangan berbeda: bergantung pada kesiapan masing-masing dan pada kapan wali serta keluarga bisa dipertemukan. Yang dipastikan platform hanya satu titik — setelah nadzar, keputusan lanjut atau tidak diambil paling lambat 3 hari.
Mulai dari membuat CV ta'aruf. Gratis, dan bisa dihentikan kapan saja.