Wasilah
💞 Story Ku💕
Edisi Cerita : Ta'aruf Lalu Nikah.
Bismillah Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh.
Apa kabar sholehah? Perkenalkan, ana Olive.. salah 1 dr co admin TLN pada masa awal ke 3 bulan TLN terbentuk (24 Feb 17).
Hari ini ingin berbagi pengalaman dr perjalanan proses taaruf ana sampai menikah di 4 Agustus 2018.
Sayangnya.,meski jadi admin di grup ini, ana menikah bukan dengan sesama member.😬
Tp melewati grup ini pula Allah pertemukan ana dengan wasilah yg menjadi jembatan ana bertemu dengan suami.
Yup...admin nya di wasilahi sama membernya di TLN 2🤭
salah satu peserta dari Qatar,
🔸 Mulai Proses Ta'aruf
Sebelum sama suami, ana lgi proses menjadi R3. pernah taaruf menjadi R2, dan juga dengan pak Duda..masing2 punya kebaikan tersendiri. proses itu hanya sebagian ujian dari niat menikah & merupakan pelajaran dari proses bagaimana kita mempertahankan apa yg menjadi tujuan kita. Tanpa diberatkan pada gengsi,hawa nafsu, dan status kondisi yang ada.
Ana menyadari..ana bukan penentu akhir dari hasil. Selalu ada kebaikan pada setiap pengalaman hidup seseorang yang bisa dipetik.
Namun Siapa sangka, ternyata Allah kasih ana yang single.
Berbeda dari sebagian ikhwan dengan cv yang panjang. Ana hanya dapat info dari wasilah berupa : nama,umur,domisili,jumlah hapalan dan hadist.
Karna meskipun dia pernah lahir di indonesia, ternyata lebih memilih menempuh pendidikan agama diluar dan tinggal di Jeddah. Ga banyak informasi selain dari keluarganya.
Hanya singgah 25 hari di indonesia untuk menikah.
Dan Persiapan acara hanya 1 bulan sebelum akad.
Gimana Prosesnya?
Sma seperti umumnya. Hanya saja kami melewatkan nadzor. Jadi setelah ta'aruf kurang lebih 2 minggu. Langsung khitbah yang diwakili pihak abinya.
Tapi Sebelum acara ana membuat keributan dulu di keluarga besar. Memutuskan menikah dgn orang yang blm pernah ketemu sebelumnya??
Kamu masih waras liv? gitu pertanyaan yg ana dapat. 🤣 wajar seh...karna dari awal ana ga melibatkan keluarga saat proses.
Males kl direcokin 😬 Dan ga terlalu suka org lain banyak ikut masuk dalam kehidupan pribadi ana.
Jadi cukup Allah yang tau dan selalu terlibat.
Kapan Nadzornya??
Kami nadzor 2 hari sebelum akad. Itu pun malam dan kurang dari 10 menit sebelum dia pamit pulang. Ga ngobrol cm saling angguk anggukan..ntah apa maksdnya.. Krna ana pake niqob alhasil baru bener bener ketemunya setelah akad 🤭.
Sempet salting,ntr ketemu pertama harus gimana ya?
🔹 Menempuh Ujian Pra Nikah
Namanya proses,ga akan lepas dengan adanya batu sandungan, tapi disitulah sensasi perjuanganya dimulai..
Memang Kalo sebelumnya, ana mencari calon suami yang mendukung tujuan ana untuk berdakwah. Langkah awal adalah merubah pandangan mereka tentang kekeliruan proses walimah selama ini.
Ana sempat mengalami persidangan keluarga besar dengan para tetua.. karna kerasnya ana dalam menentang kebiasaan acara nikah. Bahkan menghadapi tuduhan menpengaruhi pihak ikhwan.
Karna kondisi ikhwan nya jauh..ana disidang sendirian.. Ana hanya berdoa seyakin yakinnya Allah akan selalu menguatkan ana untuk tetap berada dalam pendirian.
Pokoknya berjuang smpe akhir.
Sampai pada Keputusannya : akhirnya mereka setuju. Namun dibelakang ana, mereka merubah kesepakatan. nyelipin beberapa adat 🤣 (Ah Udh bisa ketebak). Jadi Sebagai alternatif ngadepin hal begini. Kami Udh punya rencana kedua.
Giliran si ikhwannya yang maju. Setelah dia datang, Dia dengan santainya menolak dan merombak bagian proses acara selipan yg tidak sesuai dengan proposal yang sudah kami sepakati diawal, bahkan tanpa sungkan menyampaikan apa yg harus disampaikan. Ga sedikitpun terbawa arus mengikuti kemauan keluarga.
Untuk Langkah terakhir yg bisa kami ambil kl proposal ini tetap ditolak..adalah mengakhiri proses ini atau menggunakan wali dari KUA.
Ishh Kenapa sih kok ngotot amat??
Na'am...Hal yang membuat kami untuk tetap bertahan adalah Tujuan awal kami : Ridhonya Allah. Meski harus bertentangan dengan kemauan orangtua dan keluarga sekalipun, itu resiko yg harus kami tempuh.
Negoisasi dan kerjasama dengan calon itu juga perlu, krna ini merupakan salah satu jalan yang harus ditempuh, mempertahankan apa yang harus dipertahankan. Jadi ga 1 pihak aja loh yng berjuang. Kecuali mau nikah sama diri sendiri.
Alhamdulillah Allah kasih ana ikhwan yang teguh pada syariat meski dengan segala resiko di depannya.
Jadi Ga ush perduli lingkungan beropini apapun, krna emang kita ga bisa memenuhi semua hawa nafsu org lain. Cukup tutup telinga dari penilaian org lain krna pada akhirnya mereka akan lelah dgn sendirinya.
💫 Dan Cinta itu Datang
"Olive Yakin mau nikah tanpa cinta?" "Emang bisa buat bahagia??"
Itu yang sering kali ditanyakan oranglain. 😬
Sebenarnya seh..Ga akan susah menimbulkan rasa cinta setelah menikah, meski diawal sama sekali ga ada perasaan cinta.
Krna Hakikatnya seorang wanita hati kecilnya lebih mudah tertarik pada laki2 yang berilmu dan berakhlak baik, tau kapan harus lembut dan tau kapan harus tegas dalam mengambil keputusan. Dilain waktu...Dalam waktu bersamaan bisa menempatkan keduanya dgn sempurna.
Jadi..Akan ada banyak kejutan lain kok ketika melanjutkan taaruf setelah menikah.💕
Alhamdulillah, stlah jalan 1 bulan menikah Allah berikan kami keturunan. Meskipun pada akhirnya ana mengalami keguguran di kehamilan pertama dan disaat itu juga harus berjauhan dengan suami krna bertugas kembali di Jeddah.
Tetap bersyukur di sela sela ujian.
💕 Memang Sangat langkaa...nemuin Ikhwan single yang berani mengambil resiko. Selain menempuh jarak yang jauh antara Saudia - Oman - Jakarta - Kalimantan. Juga Mengorbankan banyak biaya dan tenaga, Selain itu mengambil resiko untuk tidak nadzor menggunakan foto. Informasi yg dia pegang hanya profil ana dan info keluarganya.
Alhamdulillah ga ada penyesalan baik dari segi kepribadian dan fisik, penyerahan diri dan niat kepada Allah tidak ada yang sia sia.
Kami memohon agar diberikan pasangan yang Allah ridhoi..Allah kasih 1 paket plus kelebihannya yg lain. Yang langka didapatkan dimasa sekarang. ...............
Kelak, akan ada ujian berikutnya..namun semoga masih bisa menikmati ujian itu dengan sabar dan bersyukur atas apa yang Allah berikan.
👐🏻
Pesan Terakhir
Jadi untuk semua sahabat sholehah yang sedang berjuang... Jangan putus asa...Dari sekarang Tentukan masa depanmu. Buat Proposal sesuai dengan kebutuhanmu. Kemudian hal yang terpenting Berjuang bersama sampai akhir
Ketika engkau mencari ridho Allah, Allah akan uji. Namun dibalik ujian, Allah juga menyiapkan kebaikan.
Tapi ketika engkau masih goyah dan khawatir dengan ridhonya manusia, sejatinya engkau telah melepaskan seluruh kebaikan dari Allah, tanpa engkau sadari.
Apapun yg kita lakukan ga akan pernah lepas dari pengaruh dan penilaian orang lain. Jadi Untuk bisa mengalahkan nya.. maka kalahkan lah hawa nafsu mu dan rasa takutmu terlebih dahulu
💕💕 Spesial Ucapan
Jazaakumullahu khairan wa
Barakallahu Fiikum:
Pak Brian Abu Ramza beserta ke 2 Bidadari nya. Temen temen sependidikan pranikah di ATLN 1 Rekan rekan adminah. Seluruh keluarga besar TLN GRUP.
By : Olive Ummu Ahmad 💕 Edisi TLN - 14 Jumadil Awwal 1440 H / 20 Januari 2019
Kisah ini ditulis dan dikirim sendiri oleh member, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Setiap proses ta'aruf berbeda — cerita di sini bukan jaminan hasil yang sama.