Jika Berjodoh, pasti Allah Condongkan: Akh Fiqih dan Ukh Retno
Bismillah.
Sebelumnya kami berdua mengucapkan
jazakumullahu khairan kepada TLN yang dengan izin Allah menjadi wasilah kami berdua bertemu hingga menikah.
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmush sholihaat. Kami berdua sudah saling menyempurnakan separuh agama pada tanggal 8 Desember 2024.
Awal pertemuan, bermula tanggal 12 Juli 2024 saya mencoba melihat lihat CV dan tertuju pada CV terbaru yang baru saja terpublikasi.
Allah gerakan hati saya hingga akhirnya saya mengajukan CV kepada suami dan mulai ber ta'aruf pada tanggal 15 Juli 2024.
Selama proses ta'aruf, kami memanfaatkan waktu sebaik baiknya untuk saling mengenal satu sama lain.
Setelah masing masing merasa cukup dalam proses ta'aruf, suami akhirnya nadzor ke rumah bertemu dengan kakak laki laki dan ibu pada tanggal 4 Agustus 2024.
Awalnya saya sangat gugup, mengingat suami adalah ikhwan yang pertama kali nadzor langsung ke rumah untuk bertemu dengan keluarga.
Sebetulnya di hati saya sudah menyiapkan ruang kecewa, jika akhirnya nanti tidak lanjut ke jenjang yang lebih serius. Tapi saya tetapkan di hati jika memang jodoh pasti Allah condongkan, jika tidak condong berarti memang tidak berjodoh.
Setelah mengobrol banyak hal saat nadzor, Allah gerakan hati kakak laki laki saya untuk menyatakan jika beliau berharap saya lanjut, begitupun dengan ibu.
Padahal kakak pertama saya ini sangat keras dan sangat sulit menerima ikhwan. Jika ada yang mengajukan untuk ta'aruf apalagi sampai nadzor, bahkan sampai saat itu hanya suami yang diperbolehkan nadzor.
Alhamdulillah setelah nadzor, saya dan keluarga memutuskan lanjut karena beberapa pertimbangan, begitupun suami dan keluarga.
Atas kesepakatan kedua keluarga,
alhamdulillah khitbah telah dilaksanakan tanggal 25 Agustus 2024 dan kedua keluarga sepakat jika pernikahan dilaksanakan pada 8 Desember 2024.
Alhamdulillah Allah permudah semua proses kami menuju pernikahan.
Kami berdua mengucapkan terima kasih dan kami mohon doanya agar Allah senantiasa memberkahi keluarga kami.
Jazakumullahu khairan wa
barakallahu fiikum.
Pasangan ke 201
Fiqih & Retno
Kisah ini ditulis dan dikirim sendiri oleh member, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Setiap proses ta'aruf berbeda — cerita di sini bukan jaminan hasil yang sama.