Perjuangan Taaruf Seorang Mualaf: Ukht Fonny
Assalamu'alaikum, Kakak Admin.. Berikut testimoni saya, Fonny Rahayu.
Saya bergabung di TLN pada minggu terakhir bulan Ramadan 2023. Awalnya saya agak pesimis karena di CV, hafalan Al Quran saya hanya surat pendek. Selain itu, saya juga bukan lulusan sekolah maupun perguruan tinggi keislaman, dan saya juga berasal dari keluarga dengan agama berbeda-beda sebab Ibu saya merupakan keturunan Cina yang telah menjadi mualaf. Tetapi berhubung saya telah berjanji akan memenuhi keinginan Ibu untuk menikah di tahun 2023, maka saya terus berdo'a agar diberikan kemudahan.
Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti program ta'aruf. Awal-awal saya bergabung di TLN, tidak ada satu pun pengajuan ta'aruf yang masuk. Saya semakin pesimis. Hingga akhirnya setelah 5 hari bergabung, tiba-tiba ada 3 pengajuan ta'aruf yang masuk, yang mana setelah berdo'a memohon petunjuk dari ALLAH, pilihan saya cenderung pada salah satunya yaitu Yuswo Widodo.
Obrolan kami terasa cocok, sehingga 1 bulan 10 hari setelahnya dia nadzor ke rumah. Saat itulah dia menyatakan keinginannya untuk menikahi saya pada kedua orangtua saya. Dia berasal dari Jawa Tengah, sedangkan saya Jawa Timur. Kesungguhan dan keberaniannya inilah yang membuat kedua orangtua saya langsung merestui hubungan kami ke arah yang lebih serius, meski dia jujur kalau kehidupannya belum cukup mapan.
Singkat cerita, 1 bulan 6 hari kemudian, kami melangsungkan khitbah di kediaman orangtuanya di Jawa Tengah dengan disaksikan oleh anggota keluarga kami. Dan akhirnya pada tanggal 22 September 2023, kami pun melangsungkan akad nikah di kediaman orangtua saya di Jawa Timur dengan acara sederhana tanpa panggung, MC, hiburan, dsb., namun sangat bermakna bagi kami semua,
alhamdulillah.. Seminggu 1 hari kemudian, saya ikut suami ke Jawa Tengah. Dan, ma shaa ALLAH, suami saya yang ketika nadzor dulu mengatakan pada kedua orangtua saya kalau kehidupannya belum cukup mapan ternyata mampu menafkahi saya dengan layak. Saya semakin yakin bahwa menikah dapat membuka pintu rezeki.
Saat ini kami berharap agar bisa segera dikaruniai keturunan yang in shaa ALLAh akan kami didik agar menjadi generasi Islam yang unggul. Untuk itu, kami memohon do'a dari segenap tim dan member TLN. Kami juga ucapkan terimakasih kepada segenap tim TLN yang sudah memfasilitasi grup ta'aruf dan membimbing kami, serta para member TLN atas sharing ilmunya. Mohon maaf apabila selama bergabung di TLN, kami melakukan banyak kesalahan dan kekhilafan. Semoga TLN semakin berjaya dan membantu lebih banyak umat Muslim bertemu pasangan hidupnya dengan cara yang diridhoi ALLAH. Aamiin.. W
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kisah ini ditulis dan dikirim sendiri oleh member, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Setiap proses ta'aruf berbeda — cerita di sini bukan jaminan hasil yang sama.