Kisah Sukses

Thesisku atau Calon Imamku: Ukh Ishmah dan Akh Rheza

Ishmah & Rheza

بسم الله الر حمن الر جيم

Izin memberikan testimoni proses taaruf ana dan perjalanan kami dari taaruf hingga

Alhamdulillah sampai ke jenjang pernikahan dan menjadi pasangan ke 173 yg berhasil menikah dengan proses dibantu beberapa pihak di aplikasi TLN.

Saya ukti ishmah telah menikah dengan akhi Rheza dibantu ustadz dan ustadzah dari media ta'aruf TLN.

Perjalanan awal dimulai dari pengajuan CV yg pertama dilakukan oleh akhi Rheza ± di bulan April. pertama kalinya ana mengetahui dan mendownload aplikasi TLN, walaupun sebenarnya masih ragu-ragu dan khawatir, ada alasan mengapa ana ikhtiar menemukan pasangan melalui media ta'aruf.

Karena ana ragu dan kurang percaya maka ana uninstall apk nya walaupun posisinya waktu itu CV dlm keadaan aktif, sampai ana ada dorongan mendownload kembali lalu melihat ada pengajuan ta'aruf beberapa Ikhwan. sudah cukup lama ana uninstall hampir semua yg mengajukan habis masa pengajuannya, dan tersisa pengajuan akhi elnaz.

Saya baca CV akhi elnaz dan baru pertama saya temukan CV yg detail dengan kriteria pasangan yg diinginkannya jelas sehingga saya paham arah dan tujuannya menemukan pasangan.

Akhirnya saya accept pengajuan ta'aruf akhi elnaz, dan kami mulai melakukan ta'aruf di bulan mei awal dgn menjalaninya selama 2 Minggu,

Alhamdulillah kami sama-sama srek dgn masing-masing jawaban yg diberikan. Akhirnya kami memutuskan untuk mengajukan proses nadzhor.

Ana pun berkomunikasi dgn orangtua untuk menyampaikan keinginan ana bahwa akan ada Ikhwan dan berniat datang ke rumah untuk nadzhor. Nadzhor kami lakukan tgl 4 Juni 2023.

Alhamdulillah akhi elnaz datang sendirian bertemu dgn orangtua ana dan ana. Selanjutnya orangtua ana bisa melihat bagaimana penampilan nya, sikapnya, identitas dirinya, dan lainnya. Tetapi karena akhi elnaz datang sendiri, orangtua ana meminta agar akhi elnaz datang kembali dgn orangtuanya. Di tgl 17 Juni 2023 akhi elnaz dan orangtuanya datang ke rumah ana,

Alhamdulillah dari situ awal mula bertemunya dua keluarga yg sama-sama memiliki tujuan untuk mengantarkan anaknya menunju pernikahan.

Setelah nadzhor ana bertanya ke akhi elnaz, apakah ingin lanjut dgn proses khitbah atau cukup. Walaupun keluarga kami sudah saling bertemu tetapi ketika nanti kita menemukan ketidakcocokan maka jangan kita langsung sakit hati dan sangat berharap.

Alhamdulillah akhi elnaz menjawab lanjut dan semakin yakin.

Kami memutuskan untuk menentukan tgl khitbah. Qodarullahnya kami sama-sama memiliki kesibukan yg sangat begitupun orangtua kami, sehingga kami memiliki jarak yg lumayan utk menemukan waktu yg pas. Kami putuskan khitbah pada tgl 5 Agustus 2023. Pada waktu itu memang posisinya di bulan Juli, kami sedang sama-sama ada kesibukan ke luar provinsi. Setelah khitbah kami melakukan pertemuan keluarga kembali utk membahas tgl pernikahan.

Diskusi ini yg paling lama dan cukup berat. Melihat banyak pertimbangan. Pada akhirnya kami menemukan di tgl 10 Desember 2023, yaitu 4 bulan setelah khitbah. Mungkin akan ada pertanyaan "lumayan lama yaa?". Iya bisa dikatakan demikian. Pertimbangan paling urgent karena posisi ana pada waktu itu berstatus mahasiswi S2, dan ana berkeinginan untuk menyelesaikan terlebih dahulu urusan tesis ana. Akhi elnaz pun tidak keberatan dgn ini.

Walaupun ketika kita ambil pahitnya baik sudah lulus atau belum, resiko itu akan tetap bisa kami sama-sama terima. Dan kami punya prinsip harus bisa saling memahami dan tidak saling ego.

Selama proses menuju pernikahan, kami tetap menjalani proses dgn tetap menjaga aturan yg diberikan dan hal lainnya yg bisa melanggar syariat, walaupun sedikit beberapa miskom, tetapi Alhamdulilah semuanya Allah permudah, buih-buih ujian menuju pernikahan pun kami lewati, insyaallah itu adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-nya.

Pada akhirnya kami melakukan akad dan walimatul'urs pada tgl 10 Desember 2023 dengan konsep pernikahan sederhana berusaha menghindari musik dan ikhtilat.

Kami berharap semoga teman-teman semua yg sedang ikhtiar menemukan pasangan dimudahkan prosesnya dan mendapatkan yg sesuai dgn kriterianya. Aamiin

Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh pihak media ta'aruf TLN yg sudah membantu kami, khususnya mengarahkan kami dalam menjalani ta'aruf sesuai syariat.

Jazakumullahu khairan.

Barakallahu fiikum

Kisah ini ditulis dan dikirim sendiri oleh member, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Setiap proses ta'aruf berbeda — cerita di sini bukan jaminan hasil yang sama.

← Lihat semua kisah sukses

Mulai proses Anda sendiri

Daftar gratis, buat CV ta'aruf, dan jalani prosesnya dengan pendampingan.