Kisah Sukses

Berprasangka Baik Ketika Ta'aruf: Akh Dimas dan Ukh Rifqi

Berprasangka Baik Ketika Ta'aruf: Akh Dimas dan Uk

Bismillah,

Alhamdulillah bi ni'matihi tatimmussholihat Allah pertemukan ana dan suami dengan perantara ta'aruf di TLN.

Ana sangat terbantu sekali dengan adanya media ta'aruf online yang flexible tapi tetap syar'i.

Flexible karena ana bisa berikan sebanyak mungkin pertanyaan kepada pasangan ta'aruf secara langsung di grup. Tanpa ada perantara lain yang bisa memperlama proses ta'aruf. Dengan tetap dipantau beberapa admin yang menjaga berjalannya ta'aruf tetap syar'i.

Alhamdulillah, ta'aruf, nadzor, dan khitbah kami laksanakan di bulan Ramadhan. Sebulan kemudian kami melangsungkan akad.

Selama ta'aruf, ada banyak kemungkinan bahwa pasangan ta'aruf online itu begini dan begitu.

Tapi ana selalu berprasangka baik, "ini bulan Ramadhan, tidak mungkin dia berdusta" dan ana pun berusaha untuk tidak berdusta.

Sampai ada di pertanyaan terakhir yang sangat sulit ana jawab, banyak air mata keluar.

Alhamdulillah Allah bimbing dan Allah lapangkan hati, apapun yang terjadi setelahnya InsyaAllah ana ikhlas.

Qadarullah wa masya'a fa'ala beliau mau menerima dan kami melanjutkan proses nadzor, khitbah, dan akad.

Alhamdulillah Allah permudah segala proses kami. Bersyukur, amat bersyukur,

alhamdulillah.

Terimakasih TLN,

jazakumullahu khayran katsiran telah menjadi wadah untuk kami.

Kisah ini ditulis dan dikirim sendiri oleh member, dan ditayangkan atas persetujuan mereka. Setiap proses ta'aruf berbeda — cerita di sini bukan jaminan hasil yang sama.

← Lihat semua kisah sukses

Mulai proses Anda sendiri

Daftar gratis, buat CV ta'aruf, dan jalani prosesnya dengan pendampingan.