Kategori

Konsep Ta'aruf

Pengertian ta'aruf, dalilnya, adabnya, dan batas-batas yang membedakannya dari pacaran.

Panduan utama kategori ini: Konsep Ta'aruf.

Hijrah dari Pacaran: Cara Berhenti dan Beralih ke Ta'aruf

Panduan keluar dari pacaran: dalil larangannya, syarat taubat yang diterima, cara memutus hubungan baik-baik, dan kapan siap memulai ta'aruf.

Baca selengkapnya →

Jodoh dalam Islam: Sudah Ditakdirkan atau Harus Diusahakan?

Jawaban aqidah Ahlus Sunnah atas pertanyaan klasik: apakah jodoh sudah tertulis, dan mengapa ketetapan itu justru tidak menggugurkan kewajiban berikhtiar.

Baca selengkapnya →

Adab Ta'aruf yang Sesuai Sunnah

Adab yang perlu dijaga selama proses ta'aruf: menahan pandangan, menjaga lisan, menghindari khalwat, jujur, dan menutup proses dengan baik.

Baca selengkapnya →

Batasan Interaksi Ikhwan dan Akhwat Saat Ta'aruf

Batas yang jelas soal chat, telepon, pertemuan, dan sentuhan selama ta'aruf — apa yang boleh, apa yang tidak, dan dasarnya.

Baca selengkapnya →

Beda Ta'aruf dan Pacaran Menurut Islam

Perbedaan ta'aruf dan pacaran dari sisi niat, cara, batas waktu, dan hukumnya dalam Islam — beserta dalil dan contoh praktisnya.

Baca selengkapnya →

Hukum Ta'aruf Online dalam Islam

Apakah ta'aruf lewat aplikasi dan internet dibolehkan? Pembahasan hukumnya, syarat-syaratnya, dan hal-hal yang membuatnya terlarang.

Baca selengkapnya →

Khitbah dan Lamaran: Apa Bedanya?

Pengertian khitbah dalam Islam, bedanya dengan lamaran adat, status hukum pasangan setelah khitbah, dan hal yang tetap terlarang.

Baca selengkapnya →

Nazhar: Melihat Calon Pasangan Sebelum Menikah

Apa itu nazhar, dalilnya, batas apa yang boleh dilihat, dan bagaimana melaksanakannya dengan benar tanpa melanggar adab.

Baca selengkapnya →

Yuk, mulai ikhtiar menuju pernikahan yang berkah

Daftar gratis, lengkapi CV ta'aruf Anda, lalu prosesnya berjalan dengan pendampingan fasilitator. Insya Allah dimudahkan.